Haruskah Mengambil Amanah Itu?

Arief | Jun 4, 2008

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim

Tulisan ini terinspirasi dari perbincangan saya dengan seorang teman di KRL yang melaju membawa saya dan ratusan orang lainnya menuju Jakarta dari Depok.

Pada saat ini, tidak sedikit orang yang memahami bahwa menerima amanah, terutama menjadi pejabat, adalah hal yang sangat berat. Bahkan, di dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 72,

QS Al-Ahzab ayat 72

72. Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,

Nah sekarang bagaimanakah sikap kita jika mendapatkan amanah untuk menjadi pemimpin? Sebaiknya jika masih ada orang yang lebih layak dari pada kita, sebaiknya serahkanlah amanah tersebut kepada mereka. Ketika kita menyerahkan kepada mereka, janganlah kita melepaskan begitu saja tanpa berkontribusi sedikitpun pada kepemimpinan tersebut. Bantulah hal yang dapat kita bantu.

Namun jika tidak ada orang lagi yang lebih baik daripada kita atau hanya kita yang memenuhi persyaratan mendapatkan amanah tersebut, janganlah kita takut untuk mengambil amanah tersebut sambil meminta pertolongan Allah dan meminta kontribusi rekan-rekan lainnya.

Wallahu a’lam

1 Comment so far
  1. Indra June 4, 2008 10:51 am

    Subhanallah Arief…

    Ayat-ayat suci Al-Quran yg itu memang cocok untuk selalu diingatkan buat setiap orang yang akan memegang amanah…

    terima kasih sudah mengingatkan…

    ayo kita sama-sama menjalankan amanah kita dengan sebaik-baiknya…Insya Allah…

Komentar

Silakan tuliskan komentar Anda di bawah ini.

Name (required)

Email (required)

Website

Comments

© 2007 M Arief Furqon, - WordPress Themes by DBT