PIMNAS H-3 Episode 1

Arief | Jul 13, 2008

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim

pimnas

Setelah bus yang membawa kami terus melaju di jalur Pantura dengan layak, saya dapat tertidur walaupun dengan posisi yang tidak nyaman. Saya tersadar ketika bus memasuki Tol Palikanci. Di tol tersebut, kami menyempatkan diri untuk beristirahat pada jam 02.10. Ada yang ke toilet, ada pula yang makan di warung di tempat tersebut. Saya sendiri makan bakso. Teman saya, Ari Wibisono beli roti bakar. Lumayan banyak juga rotinya. Jadi bisa dimakan ramai-ramai di bus.

Jam 02.45, bus kami melanjutkan perjalanan. Jam 03.00, kami keluar dari tol tersebut. Beberapa ratus meter dari tol, bus mengisi bahan bakar. Di tempat tersebut, kami bertemu dengan bus pembawa barang pameran. Bus tersebut telah menunggu bus peserta di tempat itu sekitar setengah jam. Bus tersebut tidak transit di tempat peristirahatan tadi.

Setelah mengisi bahan bakar, kedua bus kuning tersebut melaju kembali di jalur Pantura. Saya pun kembali terlelap. Saya tersadar kembali ketika bus berada di depan Terminal Tegal. Saat itu, saya menyempatkan diri melihat jam di telepon genggam saya. Ketika itu, telepon genggam saya menunjukkan jam 04.15. Ini di kota, bukan di kabupatennya. Kalau di kabupatennya, saya mungkin masih ingat jalan-jalannya. Namun di Kota Tegal, saya tidak tahu jalan. Apalagi kondisi sedang gelap. Setelah sempat tersadar beberapa saat, saya kembali terlelap lagi.

Bus melaju terus di Kota Tegal hingga Kota Pemalang. Di Pemalang, tepatnya di Kecamatan Comal, kami berhenti untuk memenuhi kebutuhan kami, yaitu Sholat Subuh. Subhanallah, udara di sini masih segar sekali. Berbeda dengan Jakarta.

Setelah Sholat Subuh, kami melanjutkan perjalanan. Bus melaju memasuki Kota Purwokerto. Ternyata, tidak jauh dari perbatasan antara Pemalang dan Purwokerto, terdapat kampung halaman Ari Wibisono. Pemandangan di sepanjang jalan itu sangat menarik. Membentang sawah sejauh mata memandang.

Saya kembali terlelap dan tersadar di daerah yang berisi hutan. Menurut Ari Wibisono, daerah tersebut bernama Alas Troban. Jalanan di daerah tersebut cukup indah. Namun sayang, saya kembali terlelap.

Saya tersadar kembali ketika bus telah memasuki Kota Semarang. Horee,,,, akhirnya sampai di kota tujuan. Telepon genggam saya menunjukkan jam 7.30. Namun, perjalanan masih jauh. Bus kami masih harus keluar masuk tol dalam kota lagi untuk menuju UNISSULA. Mengapa keluar masuk tol? Karena di bus kami tidak ada yang tahu lokasi UNISSULA. Akhirnya, ketika keluar tol, pengemudi bus kuning bertanya pada petugas tol. Menurut petugas tol, kami salah keluar. Seharusnya tidak keluar di gerbang tersebut. Akhirnya kami masuk lagi ke jalan tol.

Setelah berputar-putar di Kota Semarang, akhirnya pada jam 08.10, bus kami memasuki areal kampus Universitas Islam Sultan Agung.

Nah, di akhir tulisan ini, saya memberikan kuis kepada para pembaca, pertanyaannya adalah berapa total waktu yang digunakan oleh bus kuning pembawa peserta sejak berangkat dari Rektorat UI hingga memasuki areal UNISSULA? Jawaban dikirimkan melalui sms ke nomor telepon genggam saya. Bagi yang satu orang penjawab pertama yang menjawab dengan tepat, akan memperoleh hadiah dari saya.

Wallahu a’lam

Wassalam

Komentar

Silakan tuliskan komentar Anda di bawah ini.

Name (required)

Email (required)

Website

Comments

© 2007 M Arief Furqon, - WordPress Themes by DBT