RPL : Extreme Programming vs Scrum

By Arief | Sep 23, 2008

Beberapa perbedaan antara Exterme Programming dengan Scrum:
Exterme Programming :

Proses perencanaan berdasarkan pada user stories
Konstruksi perangkat lunak dilakukan dengan proses pemrograman berpasangan (pair programming). Hal ini ditujukan untuk meminimalkan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada proses konstruksi.

Scrum :

Penyelesaian requarement dilakukan dengan membagi-bagi menjadi hal-hal kecil (sprint). Pekerjaan ini dikerjakan bersama-sama dengan ada orang yang bertugas [...]

RPL : Prescriptive Process Model vs Agile Development

By Arief | Sep 23, 2008

Perbedaan antara prescriptive process model dengan agile development adalah:

Prescriptive process model mendefinisikan aturan-aturan yang jelas tentang kegiatan, tugas, kejadian penting, dan hasil kerja yang diperlukan untuk mengembangkan perangkat lunak berkualitas tinggi. Hal ini menjamin stabilitas, kontrol, dan pengorganisasian pengembangan perangkat lunak.
Agile development dilakukan dengan mengutamakan proses komunikasi, interaksi dengan proses dan peralatan, pendokumentasian [...]

RPL : Unified Process Model

By Arief | Sep 23, 2008

Lima fase dari Unified Process Model.
Fase 1 : Permulaan (inception)
Fase ini meliputi komunikasi dengan customer dan perencanaan aktivitas-aktivitas selanjutnya pada proses pengerjaan proyek perangkat lunak.
Fase 2 : Pengembangan (elaboration)
Fase ini meliputi komunikasi dan aktivitas pemodelan.

RPL : Incremental Model vs Spiral Model

By Arief | Sep 23, 2008

Perbedaan antara The Incremental Model dengan Spiral Model antara lain:

Pada Incremental Model, proses perancangan dilakukan berurutan dari proses analisis hingga pengetesan pada setiap penambahan hal-hal baru. Pada Spiral Model, proses penambahan dilakukan dengan menggunakan prototype yang terkontrol dan sistematik.

Pada Incremental Model, proses penambahan dilakukan dengan bertahap secara terencana. Pada Spiral Model, penambahab memperhatikan analisis [...]

RPL : Capability Maturity Model Integration (CMMI)

By Arief | Sep 23, 2008

Enam tingkatan Capability Maturity Model Integration (CMMI)
Level 0 : Belum lengkap (incomplete)
Pada level ini, belum dilakukan proses apapun atau belum mencapai semua tujuan dan sasaran yang telah didefinisikan CMMI untuk kapabilitas level 1.
Level 1 : Pelaksanaan (performed)
Pada level ini, semua tujuan dari proses telah terpenuhi. Aktivitas kerja untuk memproduksi hasil yang telah didefinisikan.
Level 2 : [...]

RPL : Process Framework

By Arief | Sep 23, 2008

Process framework dibangun dengan mendefinisikan berbagai aktivitas kerja yang dapat diaplikasikan pada seluruh proyek perangkat lunak tanpa memperhatikan ukuran maupun kompleksitasnya. Process framework terdiri dari framework activities dan umbrella activities. Framework activities memperhatikan aktivitas kerja, hasil kerja, kegiatan-kegiatan penting, serta pengecekan kualitas. Proses ini terdiri dari proses komunikasi, perencanaan, pemodelan, konstruksi, dan peluncuran.

Next Page »

© 2007 M Arief Furqon, - WordPress Themes by DBT